Pasar induk dan pasar tradisional di Kramat Jati merupakan urat nadi pangan Jakarta, yang mendorong Puskesmas Kecamatan Kramat Jati untuk memperketat pengawasan melalui inisiatif Pasar Sehat Kramat Jati. Program ini dijalankan oleh tenaga kesehatan (nakes) lingkungan untuk memastikan bahwa produk segar yang dikonsumsi masyarakat bebas dari zat kimia berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil (Rhodamin B). Melalui inspeksi rutin dan uji laboratorium di tempat menggunakan mobil laboratorium keliling, petugas memastikan standar keamanan pangan terjaga dari tingkat pedagang grosir hingga ke tangan konsumen rumah tangga.
Kegiatan utama dalam Pasar Sehat Kramat Jati adalah pengambilan sampel secara acak pada komoditas yang rentan dimanipulasi, seperti ikan basah, mie kuning, tahu, dan daging ayam. Nakes melakukan pengujian cepat yang hasilnya bisa diketahui dalam waktu singkat. Jika ditemukan bahan yang positif mengandung zat berbahaya, petugas tidak langsung memberikan sanksi berat, melainkan melakukan pembinaan dan penelusuran asal sumber barang tersebut. Edukasi diberikan kepada pedagang mengenai bahaya jangka panjang penggunaan bahan kimia bagi kesehatan manusia, termasuk risiko kanker dan kerusakan organ dalam bagi konsumennya.
Selain pengujian zat kimia, program Pasar Sehat Kramat Jati juga mencakup edukasi mengenai higiene sanitasi pasar. Pedagang diajarkan cara menyimpan bahan makanan yang benar untuk mencegah kontaminasi bakteri dan serangan hama. Puskesmas bekerja sama dengan pengelola pasar untuk memastikan ketersediaan fasilitas cuci tangan dan pengelolaan sampah organik yang baik agar lingkungan pasar tidak kumuh dan tidak menjadi sumber penyakit. Pasar yang bersih tidak hanya menjamin kesehatan produknya, tetapi juga meningkatkan kenyamanan pembeli yang berkunjung, sehingga ekonomi kerakyatan dapat terus tumbuh dengan sehat.
Kesuksesan Pasar Sehat Kramat Jati sangat bergantung pada kesadaran konsumen dalam memilih bahan pangan. Oleh karena itu, nakes puskesmas sering mengadakan penyuluhan di area pasar tentang cara membedakan ciri fisik makanan yang mengandung pengawet berbahaya. Konsumen yang cerdas adalah pengawas terbaik bagi ekosistem pasar. Dengan sinergi antara petugas kesehatan, pengelola pasar, dan masyarakat, Kramat Jati kini menjadi percontohan pasar yang mengedepankan kualitas dan keamanan pangan di Jakarta Timur. Hal ini sejalan dengan visi mewujudkan masyarakat yang sehat melalui konsumsi pangan yang aman dan bergizi.
